Apa Itu Ethereum? Bagaimana Cara Kerja dan Bedanya dengan Bitcoin?

Cryptocurrency 0

Sebelum membahas lebih lanjut, marilah kita mengenali lebih dulu apa itu Ethereum. Ethereum adalah sebuah perangkat lunak yang berjalan di komputer yang memastikan bahwa program-program kecil bernama smart contract direplikasi dan diproses dalam semua komputer dalam jaringan tersebut, tanpa harus ada koordinator di pusatnya. Banyak yang mengartikan etherum ini sama dengan bitcoin, padahal ada beberapa perbedaan diantaranya.

Visi dari Ethereum adalah komputer dengan jaringan di seluruh dunia. Ethereum memperluas konsep blockchain dari Bitcoin yang memvalidasi, menyimpan, dan mereplikasi data transaksi dari banyak komputer di seluruh dunia (dikenal dengan istilah distributed ledger). Ethereum membawa perkembangan kepada konsep ini, juga menjalankan kode komputer dengan merata di seluruh dunia.

Bagaimana Cara Menjalankan Ethereum?

Anda bisa mengunduh sebuah perangkat lunak bernama Ethereum client. Sama seperti BitTorrent dan BitCoin, Ethereum client akan terhubung lewat internet ke komputer orang lain yang menjalankan program serupa dan mulai mengunduh blockchain Ethereum untuk melakukan hal yang sama.

Selain itu, perangkat lunak akan melakukan validasi bahwa setiap “block” atau komputer telah sesuai dengan aturan Ethereum.

Di bawah ini adalah beberapa kegunaan dan keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari Ethereum Client:

  1. Terhubung ke jaringan Ethereum
  2. Mengeksplorasi blockchain Ethereum
  3. Melakukan transaksi dan smart contract baru
  4. Melakukan smart contract
  5. Melakukan mining blockchain baru

Komputer Anda menjadi sebuah titik dalam jaringan, menjalankan mesin virtual Ethereum, serta berperilaku sama terhadap semuatitik lainnya. Ingat bahwa dalam sebuah jaringan tidak ada server utama dan setiap komputer memiliki status atau kekuatan yang sama dengan yang lainnya.

Mengapa Ethereum Bisa Disebut Mirip dengan Bitcoin?

Paling mudah mengerti tentang Ethereum dengan cara mengeksplorasi kemiripan dan perbedaan di antara Ethereum dan sistem yang lebih sederhana, Bitcoin. Marilah melihat kemiripannya terlebih dahulu.

1. Ethereum memiliki blockchain

Seperti halnya Bitcoin, Ethereum memiliki blockchain, yang mengandung blok-blok data (transaksi dan smart contract). Blok-blok ini dibuat oleh beberapa partisipan dan didistribusikan kepada partisipan lain yang memvalidasinya. Blok membentuk

2. Ethereum publik dan tidak membutuhkan izin

Seperti halnya Bitcoin, Ethereum adalah jaringan yang publikdan tidak membutuhkan izin khusus. Siapa pun bisa mengunduh atau menulis perangkat lunak untuk terhubung ke jaringan serta mulai melakukan transaksi dan smart contract, memvalidasinya, lalu melakukan mining tanpa perlu mendaftarkan diri ke organisasi lain.

Secara umum, saat orang membicarakan tentang Ethereum, yang dimaksud adalah versi tanpa perlu izin dari jaringan ini. namun, seperti halnya Bitcoin, Anda bisa memakai perangkat lunak Ethereum, memodifikasinya, lalu membuat jejaring pribadi yang tidak terhubung ke jaringan publik.

Untuk saat ini, token pribadi dan smart contract tidak kompatibel dengan token yang terbuka ke publik.

Apa Perbedaan Antara Ethereum dan Bitcoin?

1. Waktu di antara blok Ethereum lebih singkat.

Waktu yang ada di antara blok Ethereum adalah sekitar 14 detik, jauh lebih singkat dibandingkan Bitcoin yang hanya 10 menit. Ini berarti jika Anda melakukan transaksi bitcoin dan Ethereum secara bersamaan, transaksi Ethereum akan tercatat dalam blockchainnya lebih cepat daripada blockchain Bitcoin. Anda bisa mengatakan Bitcoin menulis dalam database setiap 10 menit, dan Ethereum melakukan hal tersebut setiap 14 detik.

2. Ethereum memiliki blok yang lebih kecil

Dalam Bitcoin, ukuran block maksimum dihitung dengan satuan byte (1 MB untuk sekarang), saat ukuran blok Ethereum sangat tergantung dengan kontrak yang dijalankan. Hal ini dikenal dengan istilah gas limit per block, dan ukuran maksimum bisa berbeda darisatu blok dengan blok yang lainnya.

Untuk saat ini, ukuran blok maksimum Ethereum adalahsekitar 1.500.000 Gas. Transaksi dasar atau pembayaran ETHdari satu akun ke yang lainnya (bukan smart contract) memiliki kompleksitas 21.000 Gas sehingga Anda bisa memasukkan sekitar 70 transaksi dalam satu blok. Dalam sistem bitcoin, Anda mendapatkankapasitas 1.500 hingga 2.000 transaksi dalam satu blok. Untuk saat ini, kebanyakan blok Ethereum berukuran 2 KB atau lebih kecil.

3. Mesin Virtual Ethereum bisa menjalankan smart contract

DIbandingkan dengan bahasa pemrograman Bitcoin yang terbilang primitive, kode yang bisa dikeluarkan dalam Ethereum dan menjadi smart contract lebih berkembang dan familier di kalangan pengembang. Kode smart contract dijalankan oleh sesuatu yang bernama Ethereum Virtual Machine, ada di komputer setiap peserta dalam jaringan ini.

Jika Anda familiar dengan Microsoft Excel macros (potongan-potongan kode yang dijalankan oleh Excel), maka Anda bisa menganggap smart contract sebagai hal yang serupa di jaringan Ethereum.

Smart contract Ethereum juga bisa disebut dengan “Turing complete”. Ini berarti smart contract sepenuhnya berfungsi dan bisa menjalankan komputasi apa pun seperti halnya dengan bahasa pemrograman lain.

4. Pengeluaran Token Ethereum

Bagaimana cara token Ethereum dibuat atau dicetak? Perbedaan terbesar di antara pembuatan token ETH dan BTC adalah jumlah BTC yang dikeluarkan berkurang menjadi separuhnya kira-kira setiap 4 tahun, namun pengeluaran ETH terus berlangsung dalam jumlah yang sama setiap tahun.

Istilah-istilah dalam Ethereum

1. Smart contract

Smart contract adalah program komputer kecil yang disimpan dalam blockchain Ethereum.smart contract bisa diaktivasi, atau dijalankan, dengan cara membiayainya dengan token ETH.

Ketika smart contract sudah diunggah, ia akan berperilaku seperti mesin penjual otomatis – saat Anda ingin menjalankannya, Anda membayarkan sejumlah token ETH kepadanya beberapa informasi yang dibutuhkan, lalu Anda akan bisa langsung menjalankan smart contract.

2. Akun

Dalam jaringan Bitcoin, ada sebuah konsep yang dikenal dengan nama address, yaitu di mana bitcoin disimpan seperti halnya rekening bank. Di jaringan Ethereum hal ini dikenal dengan nama accounts. Ada dua jenis accounts, yaitu:

  • Account yang hanya menyimpan ETH – mirip seperti address Bitcoin, kadang juga dikenal dengan nama Externally Owned Accounts.
  • Account yang menyimpan ETH dan memiliki kode (smart contract yang bisa dijalankan – smart contract jenis ini diaktivasi dengan cara melakukan transaksi pengiriman ETH ke dalamnya.

Satuan ETH

Seperti halnya 1 dolar bisa dipecah menjadi 100 sen, dan 1 BTC bisa dipecah menjadi 100 juta Satoshi, Ethereum juga memiliki nama satuannya sendiri sehingga apa itu Ethereum juga bisa diartikan menjadi kumpulan dari beberapa satuan yang lebih kecil.

Satuan terkecil dari Ethereum adalah Wei dan ada 1.000.000.000.000.000.000 wei per 1 ETH. Ada juga beberapa satuan lain: Finney, Szabo, Shannon, Babbage, dan Ada – semuanya adalah nama orang yang membuat kontribusi dalam perkembangan cryptocurrency. Namun, yang paling banyak digunakan adalah wei dan Ether.

Bahasa Pemrograman Ethereum

Ada tiga macam bahasa yang digunakan dalam penulisan smart contract, di antaranya:

  1. Solidity – mirip seperti javascript. Ini adalah yang paling populer dan fungsional.
  2. Serpent – mirip dengan Python, populer di awal dibuatnya Ethereum.
  3. LLL (Lisp Like Language) – paling sulit digunakan, hanya digunakan di awal perkembangan.

Jadi, sekarang anda sudah tahu kan mengenai perbedaan bitcoin dan etherum? Jadi, jangan salah mengartikan lagi ya!
Baca juga APA ITU BITCOIN dan Cara Mining Bitcoin

author

Author: 

Related Posts

Tinggalkan saran dan kritik yang sopan di bawah.