Cara Menghilangkan Malware dari Facebook Messenger

Tips dan Trik 0

Cara menghilangkan malware Facebook Messenger – Facebook merupakan salah satu sosial media terbesar dan memiliki pengguna terbanyak di dunia. Berbagai fitur yang disediakan dapat memudahkan kita berkomunikasi dengan keluarga, teman atau bahkan orang yang ada di belahan dunia lain. Di facebook kita juga bisa mengikuti kegiatan atau update dari idola, artis, acara TV dan lain sebagainya.

Namun dibalik semua kemudahan tersebut, tentu saja ada berbagai ancaman serta hal negatif yang bisa muncul di Facebook. Mulai dari masalah privasi, stalker, hate speech, kontroversi, dan bahkan aktivitas peretas. Ya, bukan hal baru lagi jika facebook juga merupakan sasaran empuk bagi para hacker. Mereka biasanya memanfaatkan situs sosmed sebesar facebook untuk keuntungan pribadinya.

Baca juga: Cara menggunakan OS Mac untuk pemula

Salah satu aksi terbaru yang muncul pada musim panas 2017 ini adalah adanya varian virus baru yang menyerang para pengguna Facebook. Malware ini menargetkan korbannya melalui aplikasi Facebook Messenger dan mendorong mereka untuk menginstall Adware atau Trojan yang disisipkan kesana.

Bagaimana kita bisa mengetahui tentang adanya malware tersebut?

Di masa lalu kalian biasa melihat atau mendengar kebanyakan malware dan virus hanya ditujukan untuk PC, terutama yang ber OS Windows. Hal itulah yang mendorong Microsoft untuk membuat Windows Defender yang kompatibel dengan Win 7 keatas demi menghentikan serangan tersebut.

Meskipun begitu, sampai saat ini windows masih menjadi salah satu target utama para hacker dan scammer. Namun tak sedikit juga dari mereka yang mengarahkan serangan kepada pengguna OS Linux dan Mac. Tidak hanya sampai disitu, kini mereka juga mulai memperluas serangannya hingga ke perangkat seluler.

Sekarang malware telah dapat melakukan serangan hingga lintas platform, contohnya adalah melalui Facebook. Situs tersebut memang tidak berbahaya, mereka hanya menyediakan layanan yang dapat digunakan untuk mempermudah kehidupan kita. Namun popularitas itulah yang digunakan oleh para hacker untuk menanam sebuah “benih” malware.

Dengan sebuah rekayasa sosial yang cerdik, kalian tanpa sengaja akan dibuat untuk mendownload sebuah software atau perangkat lunak berbahaya. Hal itu mungkin sebuah Adware atau Trojan, dan mungkin bisa saja keduanya. Setelah menjangkit, ia bisa melakukan berbagai hal yang akan merugikan korbannya.

Cara menghilangkan malware dari Facebook Messenger

Seperti contoh yang terlihat pada gambar diatas, ada sebuah pesan sederhana yang masuk melalui facebook messenger. Ia hanya berisi nama akun kemudian kata video diikuti dengan emoji dan sebuah link. Memang nampak sederhana, namun ini adalah sebuah rekayasa sosial yang sangat berbahaya.

Rasa penasaran dari seseorang yang menerima pesan tersebut adalah kunci yang dibutuhkan oleh para hacker. Saat korban penasaran ingin melihat video tersebut, kemudian mengklik link yang ada disana maka ia sudah masuk ke dalam perangkap. Setelah itu, korban akan di direct ke sebuah file yang berisi foto dari akun facebooknya. Foto tersebut sengaja dibuat dengan keadaan blur dan ditampilkan layaknya sebuah video.

Aksi pun berlanjut dimana korban akan didirect kembali ke sebuah situs yang “katanya” dapat menyelesaikan masalah tersebut (video yang blur). Dengan menggunakan data dari browser dan OS yang kalian gunakan, para scammer bisa mengalihkan korban ke sebuah situs yang relevan sehingga terlihat sungguhan.

Jenis situs yang bagaimana?

Jenis situs malware Facebook Messenger

Untuk pengguna browser Firefox akan menerima pesan palsu untuk mengupdate layanan flash mereka, padahal yang akan diinstal adalah sebuah malware. Sedangkan untuk pengguna Chrome, kalian akan dialihkan ke sebuah situs youtube palsu. Disana kalian akan menerima pesan kesalahan palsu dan menyarankan untuk memasang sebuah ekstensi Chrome berbahaya. Sementara itu untuk pengguna Safari di Mac akan diminta untuk mendownload file DMG berbahaya.

Apa yang akan terjadi saat korban sudah terinfeksi?

Banyak hal yang akan terjadi jika malware ini sudah menginfeksi perangkat kalian. Seperti iklan yang akan muncul dimana-mana dan tentunya sangat mengganggu. Dengan terus bermunculannya iklan tersebut, tentu pundi-pundi uang akan terus mengalir kepada sang scammer.

Ada juga kemungkinan lain Trojan akan masuk, atau dipasangnya sebuah keylogger yang akan mencatat semua aktivitas mengetik kalian. Tujuan yang umum saat memasang keylogger adalah untuk mengetahui akun penting dari sang korban, bisa bank atau lain sebagainya. Sang hacker dan scammer juga bisa mengendalikan perangkat korban dengan menghubungkannya lewat botnet.

Bagaimana cara menghilangkan malware dari Facebook Messenger?

Jika sudah terlanjut terinfeksi, apa usaha terbaik yang bisa dilakukan? Sebenarnya cukup mudah untuk menghilangkan malware ini. Silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini…

Cara menghilangkan malware Facebook Messenger

  • Chrome

Jika kalian sebelumnya menggunakan Chrome, silahkan reset ulang browser dan nonaktifkan semua ekstensi yang telah terpasang. Caranya buka menu dan klik setting > advanced > reset, cara ini umumnya akan berhasil.

  • Jalankan aplikasi antivirus

Apapun browser yang kalian gunakan, silahkan coba pindai perangkat dengan menggunakan aplikasi antivirus andalan. Jika memang ditemukan adware, Trojan ataupun malware, silahkan lakukan penghapusan.

  • Selalu berhati-hati ketika bermain internet

Jika sudah lepas dari malware ataupun virus, selalu waspada dan hati-hati ketika menggunakan internet. Para hacker dan scammer bisa menggunakan banyak jalan demi menjangkit korban sebanyak-banyaknya. Jangan mudah percaya dengan orang yang baru kita kenal serta jangan sembarangan mengklik link yang diberikan orang lain.

Baca juga: Cara memutar lagu dengan lirik di komputer

Itulah tips dan cara menghilangkan malware di Facebook Messenger. Virus atau malware tersebut sering disebarkan lewat Facebook Messenger. Jika ada yang mempunyai tips atau cara lain silahkan berikan di komentar.

Related Posts

Tinggalkan saran dan kritik yang sopan di bawah.