Pengertian DDoS Attack, DoS Attack dan Cara Kerjanya

Fakta Unik dan Menarik 1

Pengertian DDoS Attack – Pernahkah kamu mendengar kata DDoS? atau lebih tepatnya DDoS Attack?. Jika kamu cukup sering berkecimpung dalam dunia internet, mungkin kamu tidak asing lagi ketika mendengar kata DDoS. Namun, selain DDoS Attack, ternyata ada DoS Attack yang tentu saja berbeda dengan DDoS Attack. Walaupun cuma beda satu huruf “D” saja, arti dari kedua kata tersebut cukup jauh berbeda. Penasaran dengan pengertian DDoS Attack dan DoS Attack? Lanjutkan saja membaca artikel ini.

Sekarang, blog TeknologiRAF akan menjelaskan tentang DDoS dan DoS. Artikel kali ini tersusun seperti berikut :

  • Pengertian DoS Attack
  • Pengertian DDoS Attack
  • Cara Kerja DDoS Attack
  • Jenis-jenis Serangan DDoS Attack
  • Perbedaan Antara DoS Attack dan DDoS Attack

Sebelum membahas DDoS, mari ktia bahas DoS terlebih dahulu agar kamu bisa lebih mudah memahami isi artikel ini.

 

Pengertian DoS

 

Jika ditanya tentang DoS mungkin sebagian dari kita menganggap bahwa DoS merupakan kependekan dari “Disk Operating System”. Tapi DoS yang akan dijelaskan pada artikel kali ini adalah DoS yang merupakan kependekan dari “Denial of Service”.

Baca juga : Pengertian Dork atau Dorking dan Contoh Dork

DoS Attack (Denial Of Service Attack) adalah jenis serangan terhadap sebuah komputer atau server di dalam jaringan internet dengan cara menghabiskan sumber daya (resource) yang dimiliki oleh komputer tersebut sampai komputer tersebut tidak dapat menjalankan fungsinya dengan benar sehingga secara tidak langsung mencegah pengguna lain untuk memperoleh akses layanan dari komputer yang diserang tersebut.

Dalam sebuah serangan DoS, attacker/penyerang akan menyerang komputer korban dengan beberapa cara sebgai berikut :

  • Traffic Flooding, yaitu dengan cara membanjiri lalu lintas jaringan dengan banyak data sehingga data yang datang dari pengguna valid tidak dapat masuk ke dalam sistem jaringan.
  • Request Flooding, membanjiri jaringan dengan banyak request atau permintaan terhadap sebuah layanan jaringan yang disediakan oleh sebuah host sehingga request yang datang dari pengguna valid tidak dilayani oleh layanan tersebut.
    Dengan mengganggu komunikasi antara sebuah host dan kliennya yang valid dengan menggunakan banyak cara (mengubah informasi konfigurasi sistem, dan sebagainya)

Bentuk serangan Denial of Service yang pertama adalah serangan SYN Flooding Attack yang muncul pada tahun 1996 dan mengeksploitasi terhadap kelemahan yang terdapat didalam TCP (Transmission Control Protocol).

Serangan terhadap TCP merupakan serangan DoS yang sering dilakukan. Hal ini disebabkan karena jenis serangan lainnya membutuhkan penetrasi jaringan terlebih dahulu yang kemungkinan penetrasinya kecil apalagi jika sistem jaringan tersebut telah diperkuat.

 

Pengertian DDoS Attack

 

Pengertian DDoS Attack

Pengertian DDoS Attack

 

DDoS Attack (Distributed Denial of Service Attack) adalah salah satu jenis serangan DoS (Denial Of Service) yang menggunakan banyak host penyerang (baik itu menggunakan komputer yang didedikasikan untuk melakukan penyerangan atau komputer yang dipaksa menjadi zombie / komputer penyerang) untuk menyerang satu buah host target dalam satu jaringan.

Serangan DDoS pertama kali muncul pada tahun 1999 dengan menggunakan SYN Flooding yang mengakibatkan beberapa server web di Internet mengalami downtime (tidak dapat diakses).

Pada awal Februari tahun 2000, sebuah serangan yang besar dilakukan sehingga beberapa situs web terkenal seperti Amazon, CNN, eBay, dan Yahoo mengalami downtime selama beberapa jam. Dan masih banyak lagi contoh serangan DDoS yang lainnya.

 

Cara Kerja DDoS Attack

 

Sebenarnya sudah saya katakan tadi di awal mengenai Cara Kerja DDoS Attack yaitu dengan cara menghabiskan sumber daya (resource) yang dimiliki oleh komputer tersebut sampai komputer tersebut tidak dapat menjalankan fungsinya dengan benar sehingga secara tidak langsung mencegah pengguna lain untuk memperoleh akses layanan dari komputer yang diserang tersebut.

Masih bingung? Jika kita melakukan DDoS Attack sebenarnya kita hanya menggunakan layanan, meminta request, dan sebagainya kepada korban. Terlihat normal, bukan?

Tapi DDoS tidak hanya mengirimkan 1, 2 atau hanya beberapa request, layanan atau yang lainnya. Tetapi ada banyak dan itu dilakukan secara terus menerus.

Misalkan kita akan melakukan DDoS Attack kepada situs-xxx.com menggunakan XXX DDoS Attack Tools dari komputer kita. Maka komputer kita akan mengirimkan pesan “Apa kabar?” dan website situs-xxx.com membalas dengan jawaban “Kabar saya baik”.

Jika misalkan 1 pesan berukuran 32 bytes yang dikirimkan dalam 1 waktu detik. Fungsi Tools DDoS adalah memanipulasi jumlah serangan (pengiriman pesan tadi) menjadi banyak, misalkan dalam 1 detik dikirm 1000 permintaan. Sekarang bayangkan dalam 1 detik ada 1000 x 32 bytes = 31,2 megabytes dalam 1 detik yang harus di terima oleh situs-xxx.com dan harus menjawab 1000 permintaan tadi dalam 1 detik.

Itupun jika menggunakan 1 komputer, bayangkan jika ada 10 komputer maka akan menjadi 312 MB / detik. Bagaimana jika 1 menit ? 1 jam ? atau dengan 100 komputer karena serangan DDoS biasanya dilakukan oleh banyak attacker.

 

Jenis-Jenis Serangan DDoS Attack

 

Ada banyak jenis-jenis serangan DDoS. Secara umum DDoS Attack dibagi menjadi beberapa jenis sebagai berikut :

  1. Traffic Attack (Serangan Lalu Lintas)
    DDoS Attack yang membanjiri lalu lintas dengan mengirim volume besar TCP, UDP dan paket ICPM ke target.
  2. Bandwith Attack
    Serangan DDoS ini akan men-overloads target dengan sejumlah besar data sampah. Hal ini menyebabkan hilangnya sumber daya (resource) bandwith dalam jaringan dan dapat menyebabkan penolakan lengkap dari layanan.
  3. Apps Attack (Serangan Aplikasi)
    Pesan data aplikasi layer dapat menguras sumber daya (resource) di lapisan aplikasi yang akan meninggalkan layanan sistem target menjadi tidak tersedia.

 

Perbedaan DoS Attack dan DDoS Attack

 

Sebuah DoS Attack dan DDoS Attack adalah 2 buah serangan yang berbeda, walaupun DDoS merupakan penerus dari DoS namun keduanya tidak sama.
DoS Attack (Denial of Service Attack) adalah serangan yang biasanya menggunakan 1 komputer dan 1 koneksi internet dengan membanjiri sistem target atau sumber daya.

Baca juga : Nomor 3 Indonesia Banget, Berikut 12 Hal Unik Yang Hanya Bisa Ditemui di Indonesia

Sedangkan DDoS Attack (Distributed Denial of Service Attack) adalah serangan dengan menggunakan beberapa buah komputer dan koneksi internet yang membanjiri sumber daya target.

Sampai disini dulu penjelasan tentang pengertian DoS dan pengertian DDoS Attack. Tentu saja artikel ini hanya memberikan sebatas informasi guna menambah wawasan saja dan segala resiko yang terjadi diluar dari tanggung jawab blog TeknologiRAF. Jangan lupa berikan tanggapanmu melalui kolom komentar ya.

Tags:
author

Author: 

Seorang penulis dan blogger pemula, siswa XI RPL 1 SMKN 1 Karawang. Menulis adalah hobi saya. Tertarik terhadap dunia pemrograman dan dunia web design.

Related Posts

One Response

  1. author

    masirwin3 Januari, 2018 at 21:23Reply

    Ngerih juga yah kalo kena DDOs Attack ,,,

Tinggalkan saran dan kritik yang sopan di bawah.