Review Prosesor AMD Terbaru : Ryzen Generasi Kedua

Hardware 0

Sejak AMD meluncurkan prosesor seri Ryzen pada Februari 2017, persaingan antara AMD dan Intel menjadi jauh lebih kompetitif. Selama beberapa tahu ke belakang, Intel melesat jauh dengan prosesor seri ‘i’ generasi ke-7. Seri Ryzen merupakan jawaban tegas AMD bahwa mereka mampu bersaing dengan Intel. Saat ini, seri prosesor AMD terbaru sudah muncul dan mulai mendapat tempat di hati dan pikiran para pengguna komputer.

Prosesor AMD termutakhir tersebut merupakan generasi kedua dari prosesor seri Ryzen. Jika prosesor Ryzen generasi pertama menggunakan mikroarsitektur Zen maka generasi kedua menggunakan mikroarsitektur Zen+. Generasi Ryzen pertama memiliki nama CPU Summit Ridge, sementara generasi kedua memiliki nama Pinnacle Ridge. Secara umum perbedaan antara generasi pertama dan kedua ada pada perbedaan performa.

Perbedaan Ryzen Generasi Kedua dan Sebelumnya

Ryzen Generasi Kedua

Sebuah hal yang mustahil jika sebuah produk dirilis ke pasaran tanpa memiliki perbedaan. Bahkan, jika produk tersebut hanya varian atau sifatnya memperbaharui dari produk yang sudah ada. Seri Ryzen generasi pertama dirilis dalam 4 seri, ke-4 seri tersebut adalah Ryzen 3, Ryzen 5, Ryzen 7, dan Ryzen Threadripper. Model dari generasi pertama memiliki kode atau nama dengan menggunakan angka 1 di depan, contohnya Ryzen 5 1600.

Sementara Ryzen generasi kedua menggunakan angka 2 di depan, contohnya Ryzen 5 2600. Prosesor AMD terbaru tersebut (generasi ke-2 Ryzen) dirilis pada April 2018. Perbedaan umum antara Ryzen generasi pertama dengan Ryzen generasi kedua ada pada performa. Mereka yang skeptis biasanya mencibir Ryzen keluaran generasi kedua tersebut sebagai bentuk pembaharuan saja dengan tidak memberikan perbedaan berarti.

Dapat dipastikan bahwa Ryzen generasi kedua memiliki performa yang (sedikit) lebih baik dari Ryzen generasi pertama. Meskipun begitu, banyak pengguna komputer dan pakar masih berdebat mengenai seberapa besar peningkatan performa tersebut. Dikutip dari techadvisor.co.uk dan cabletechtalk.com, berikut adalah beberapa perbedaan antara Ryzen generasi pertama dan kedua.

  1. Ryzen generasi pertama menggunakan mikroarsitektur Zen, sementara generasi kedua menggunakan Zen+. Tanda plus di akhir Zen bukan sekadar tanda tanpa makna. Zen+ dinilai lebih efisien dari pendahulunya. Efisiensi tersebut membuat performa Zen+ lebih baik, meskipun tidak terlalu signifikan.
  2. Untuk para gamer, Ryzen generasi pertama dan kedua tidak memiliki perbedaan yang signifikan.
  3. Dalam hal produktivitas (penggunaan komputer), Ryzen generasi kedua lebih unggul dari generasi pertama.
  4. Dalam hal konsumsi energi, Ryzen generasi kedua tidak memiliki perbedaan yang jauh dengan generasi pertama. Hal tersebut juga berlaku bagi overcloking. Hanya, perlu diingat bahwa penggunaan pendingin yang jauh lebih baik daripada pendingin bawaan CPU sangat direkomendasikan bagi overclocker Ryzen generasi kedua.

Jadi, Beli Prosesor AMD yang Lama atau yang Baru?

Jika Anda mengharapkan perbedaan yang drastis dan ‘wah’ maka Anda pasti kecewa karena peningkatan performa dari prosesor AMD terbaru tidak begitu signifikan. Meskipun begitu, Ryzen generasi kedua membuktikan bahwa AMD mampu membuat prosesor baru dengan peningkatan performa dari mikroarsitektur yang tidak jauh berbeda. Pilihan proses baru dan lama akan bergantung pada siapa Anda dan harga produk.

Jika Anda ingin mengupgrade ke versi baru dari model yang sama, maka sebaiknya tidak dilakukan. Jika Anda ingin mengupgrade ke model yang berbeda maka pilih generasi terbaru. Jika Anda pembeli baru disarankan untuk membeli Ryzen generasi kedua dengan catatan gap harganya tidak besar. Untuk saat ini, dengan harga dollar yang tinggi dan gap yang cukup besar, membeli Ryzen generasi pertama merupakan pilihan terbaik.

Baca juga Prosesor AMD Terbaik Kelas Entry dan Mainstream Tahun 2018

author

Author: 

Related Posts

Tinggalkan saran dan kritik yang sopan di bawah.