Tips Memilih Kamera Mirrorless untuk Pemula | TeknologiRAF

Tips dan Trik 0

Dibandingkan DSLR, harga kamera mirrorless kebanyakan jauh lebih terjangkau. Tapi, harga kamera mirrorless murah tidak serta-merta membuat kamera jenis ini jadi minim fitur dan berkualtias rendah. Sebaliknya, built-in quality maupun kualitas foto yang dihasilkan bisa disejajarkan dengan DSLR.

Tips Memilih Kamera Mirrorless untuk Pemula

Walaupun berharga murah, bukan berarti kita bisa bebas membeli kamera mirrorless “semau gue” tanpa mempertimbangkan beberapa faktor penting. Nah, agar kamera yang kamu beli tidak berakhir di gudang karena tidak memenuhi kriteriamu, ada baiknya kamu menyimak beberapa tips memilih kamera mirrorless untuk pemula berikut ini.

Memilih kamera mirrorless yang tepat

Kamu pasti bertanya-tanya, “seperti apakah kamera yang tepat untuk orang seperti saya?” Karena setiap orang yang meminati fotografi pasti memiliki anggaran yang berbeda untuk membeli kamera, memiliki kemampuan yang berbeda dalam dunia fotografi, memiliki minat yang berbeda, dan masih banyak perbedaan lainnya pada diri setiap orang. Sehingga, pilihan kamera yang tepat untuk mereka pun tidaklah sama.

Jika ingin menentukan kamera yang paling tepat untuk seorang pemula, maka kita harus melihat latar belakangnya terlebih dahulu. Misalnya, kalau kamu selama ini terbiasa mengambil gambar dengan menggunakan kamera ponsel, tapi tidak puas dengan hasilnya dan ingin menghasilkan foto yang terlihat lebih profesional, maka kamu wajib membeli kamera yang dilengkapi dengan hal-hal yang bisa mengatasi berbagai kelemahan dari kamera ponsel tapi pengoperasiannya tetap mirip kamera ponsel, seperti:

  • Kamera yang memiliki pengaturan kecepatan rana melebihi ponsel
  • Pengaturan bukaan yang lebih cepat dan lebih lambat
  • Dilengkapi pilihan ISO dengan range yang lebih luas
  • Bisa ditambahkan/diganti lensanya
  • Menghasilkan foto yang lebih baik ketika digunakan di kondisi low light

Pada intinya, bagi kamu yang terbiasa menggunakan kamera smartphone untuk mengambil foto dan ingin beralih ke kamera yang lebih profesional, kamu membutuhkan sebuah kamera yang mudah digunakan dan memiliki interface yang mirip dengan yang kamu temukan di kamera ponsel.

Dari contoh kasus di atas, pilihan kamera yang cocok untuk pemula seperti ini adalah model entry level yang tidak dilengkapi dengan fitur-fitur high-end. Karena fitur-fitur tersebut selain membuat kamera jadi lebih mahal, seringkali juga menyebabkan pemula kebingungan dan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk bereksperimen dan belajar.

Pada kamera entry level, beberapa aspek seperti: kecepatan brust, ISO dengan nilai tinggi, hingga autofocus boleh saja masih tertinggal dari kamera-kamera kelas menengah atau kelas atas (high-end). Tapi hal tersebut tidak akan menjadi masalah yang berarti bagi seorang pemula.

Beberapa pilihan model kamera mirrorless yang cocok untuk pemula antara lain:

  • Sony A5000 dengan lensa kit 16-50 mm. Harga kamera mirrorless murah ini berada pada kisaran Rp 4,9 hingga 5,5 jutaan. Cukup murah dan terjangkau untuk sebuah kamera yang dilengkapi dengan sensor 20 MP, memiliki kinerja yang baik di kondisi cahaya rendah karena didukung pengaturan ISO hingga angka 3200, bisa digunakan untuk merekam video full HD, menyediakan konektivitas seperti WiFi dan NFC, layarnya bisa dimiringkan 180°, serta didesainnya cukup kokoh dan ringkas sangat mirip dengan Sony Nex atau Sony Alpha.
  • Fujifilm X-3 dengan lensa kit 16-50 mm. Kamera (digital) mirrorless ini dilengkapi dengan sensor APS-C CMOS 24.2 MP yang didukung layar sentuh LCD selebar 3 inchi yang bisa dimiringkan. Bisa digunakan untuk merekam video kualitas UHD (4K) dan full HD pada kecepatan 60fps. Harga kamera mirrorless Fujifilm X-3 sekitar 7 jutaan.
  • Panasonic Lumix GF85 dengan lensa kit 12-32 mm. Pilihan mirrorless camera murah lainnya yang bisa kamu pertimbangkan adalah Panasonic Lumix GF85 dengan lensa kit 12-32mm. Kamera ini, dijual sedikit lebih mahal dibandingkan dengan Fujifilm X-3.

Kamera yang dibareol dengan harga sekitar Rp 8 jutaan ini dilengkapi dengan sensor MOS 16 MP, jendela bidik elektronik 2.76m-Dot 0.7x, dan touchscreen LCD yang bisa diputar berukuran 3 inci.

Kamera ini bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi UHD 4K pada kecepatan 30-24fps, menyediakan konektivitas WiFi, dilengkapi dengan ISO hingga angka 25600, image stabilization dan DFD AF system.

author

Author: 

Saya adalah Founder dari TeknologiRAF, saya tertarik dibidang tulis menulis terutama menulis di dalam sebuah website.

Related Posts

Tinggalkan saran dan kritik yang sopan di bawah.