Gaya Menulis Blogger Beserta Kelebihan dan Kekurangannya

Gaya menulis Blogger

Gaya menulis Blogger – Ada banyak sekali Blogger di dunia ini, mungkinkah 1 juta Blogger? 2 juta? 3 juta? Atau bahkan lebih, yang pasti mereka ada di seluruh pelosok dunia.

Dari sekian banyak Blogger di dunia ini, tentunya mereka punya ciri khas tersendiri dalam membuat artikel blog *pengecualian untuk copaser ampas hehehe…

Menulis

Begitupun dengan TeknologiRAF yang mempunyai gaya menulis yang mungkin berbeda dengan yang lain, walaupun agak sedikit formal pada TeknologiRAF Versi 1 hehehe…

Baiklah mari kita bahas ke-4 gaya menulis Blogger tersebut ya ^_^.

4 Gaya menulis Blogger

1. Bercakap-cakap

Gaya menulis bercakap-cakap ini biasa kita jumpai di blog-blog pribadi milik Blogger, dan biasanya niche blog yang memakai gaya menulis bercakap-cakap ini juga tidak menentu dan cenderung personal (blog pribadi), maksudnya bukan blog yang dibuat untuk monetasi.

Gaya bercakap-cakap ini memanglah cocok untuk blog yang tidak memikirkan penghasilan maupun soal SEO karena yang di fikirkan hanyalah kenyamanan pengunjung di blog mereka. Karena orang cenderung lebih suka membaca artikel yang menggunakan bahasa sehari-hari, bukan bahasa formal.

Kelebihan dari gaya menulis yang satu ini, yakni membuat pengunjung lebih tertarik membaca artikel dan juga membuat pengunjung membaca dengan rileks karena bahasa yang digunakan adalah bahasa sehari-hari.

Namun Kekurangan dari gaya menulis bercakap-cakap, yakni membuat search engine tidak mengerti dengan beberapa kata atau kalimat dari sebuah artikel yang mengakibatkan menurunnya posisi artikel kita di SERP.

2. Bahasa Formal

Gaya bahasa yang satu ini yakni kebalikan dari gaya menulis bercakap-cakap, dimana bahasa yang dipakai untuk membuat artikel adalah bahasa formal.

Bahasa Formal yakni bahasa yang sesuai dengan aturan EYD dan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia).

Kelebihan dari gaya menulis dengan bahasa formal adalah artikel kita mampu diserap dan di mengerti oleh search engine yang memungkinkan bisa menaikkan posisi artikel kita di SERP.

Tetapi gaya menulis dengan bahasa formal juga memiliki Kekurangan, diantaranya sebagian pengunjung merasa bosan atau aneh dengan bahasa yang digunakan, karena terlalu kaku.

3. Bahasa Alay

Alay merupakan singkatan dari Anak Lebay dimana lebay di artikan berlebihan.

Blog yang menggunakan bahasa alay biasanya dimiliki oleh Blogger yang terbilang baru memasuki dunia blogging dan tentunya anak tersebut alay hahaha…

Gaya bahasa seperti ini sangat tidak di sarankan untuk kalian semua dan cobalah untuk menghindari membuat artikel dengan gaya bahasa alay.

Gaya bahasa alay sebenarnya tidak memiliki kelebihan sama sekali (kecuali memikat visitor alay juga). Dan pastinya gaya bahasa yang satu ini banyak memiliki Kekurangan seperti tidak mengertinya search engine dengan bahasa artikel, sebagian besar pengunjung normal tidak mengerti bahasa artikel, dan beberapa periklanan online menolak blog yang menggunakan bahasa yang satu ini.

Contohnya yakni Google Adsense dan beberapa periklanan lainnya.

4. Bahasa Bebas

Gaya bahasa bebas yakni gaya bahasa yang tidak menentu, terkadang blog tersebut menggunakan bahasa sehari-hari, terkadang juga mengunakan bahasa formal & bahkan memakai kedua bahasa tersebut di 1 artikel.

Gaya bahasa yang satu ini merupakan gaya bahasa yang sekarang saya pakai di hampir setiap artikel di TeknologiRAF ini.

Kelebihan & kekurangan dari gaya bahasa bebas hampir sama dengan gaya bahasa bercakap-cakap dan gaya bahasa formal.

Jika kalian mempunyai blog pribadi yang tidak dibuat untuk monetasi blog kalian bisa memakai gaya bahasa bercakap-cakap, formal maupun bebas. Tetapi saya sarankan untuk memakai gaya bahasa bercakap-cakap supaya lebih terlihat tidak membosankan bagi pengunjung, tetapi kalian bisa memilih gaya bahasa yang lain.

Tapi, jika kalian mempunyai blog yang dibuat untuk monetasi, sebaiknya gunakan gaya bahasa formal atau bisa juga bebas. Tetapi, lebih baik gaya bahasa formal karena search engine bisa lebih mengerti apa yang dimaksudkan di artikel yang kita buat.

Tapi, saya ingatkan sekali lagi untuk tidak menggunakan bahasa alay, karena jika menggunakan bahasa alay selain membuat pengunjung normal tidak mengerti dengan bahasa yang di gunakan, search engine juga tidak mengeti dengan bahasa yang digunakan.

Jadi, gunakanlah bahasa yang sesuai dengan niche dan tujuan kamu ngeblog ya… Itu saja yang ingin saya bagikan pada pagi hari ini mengenai gaya menulis Blogger. Terima kasih dan semoga bermanfaat. Tunggu terus artikel selanjutnya ya…

About Rafi Abrar 270 Articles
Saya adalah Founder dari TeknologiRAF, saya tertarik dibidang tulis menulis terutama menulis di dalam sebuah website.

31 Komentar

  1. Kalau saya pribadi lebih suka menggunakan gaya bahasa yang terakhir karena ada saat dimana kita harus serius dan ada kalanya bercanda. Jadi lebih ke faktor fleksibilitas sih mas hehehe…

  2. saya biasanya pake bahasa formal gan, soalnya thema yang saya bawa adalah pendidikan, jelek rasanya jika pake bahasa yang cakap cakap sih.. itu menurut saya

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*